Peran Istri, Berat Tapi Menjanjikan

20 June 2010 at 8:26 pm | Posted in AKHLAK, AL-QURAN, Gen 7, hadis, KELUARGA, MOTIVASI | 2 Comments
Tags: , , , ,

oleh: Rahmayanti

Hari itu, seorang wanita menemui Rasulullah, Tiba di hadapan beliau ia berkata: “Ya Rasulullah, saya ini utusan kaum wanita, saya bermaksud menanyakan perihal jihad fi sabilillah. Allah mewajibkannya kepada kaum pria, kaum pra memperoleh pahala yang besar karenanya, bila syahid, ia tetap hidup di sisi Allah. kami kaum wanita juga ingin mendapatkan keutamaan seperti itu, maksud saya apa bagian wanita dalam jihad?” Rasulullah pun menjawab: “Sampaikanlah pesanku ini kepada semua wanita yang engkau temui, sesungguhnya mentaati dan mengakui hak-hak suami pahalanya sepadan dengan jihad, namun hanya sedikit wanita yang mengamalkan itu“.

Siapa yang tidak kenal sosok wanita luar biasa seperti Khadijah? Siapa tak kagum dengan wanita semulia Aisyah, seagung Fatimah dan sederet sosok teladan yang dikenang sepanjang sejarah. Mereka sukses memainkan peran baik sebagai hamba Allah, anak, istri, ibu dan da’iyah. Begitu mulia, begitu tulus, sedemikian ikhlas. Semua aktifitas dicover dengan sempurna dengan tujuan meraih ridha-Nya. Mereka yang kehadirannya merubah panas menjadi sejuk, dingin menjadi hangat, sumpek menjadi lapang dan sedih menjadi gembira. Keteladanan mereka mencakup ketaatan kepada Allah, kuatya shalat malam, khusyuknya berzikir, kesetiaan yang luar biasa kepada sami, kecintaan dan perhatian kepada anak-anak serta semangat menuntut ilmu dan menyebarluaskannya.

Istri memainkan peranan yang sangat penting dalam mewujudkan kebahagiaan rumah tangga. Kemampuan seorang istri menciptakan atmosfer keluarga yang tentram, damai, aman dan penuh kasih sayang merupakan tugas yang sangat berat sekaligus paling mulia. Sehingga tidak salah jika Rasulullah menyebutnya sepadan dengan jihad di jalan Allah. Sungguh, ini merupakan penghargaan yang sangat besar bagi wanita.


Keluarga merupakan komponen terkecil sebuah negara, dan peran wanita di dalamnya sungguh tak tergantikan. Bahkan mungkin tak berlebihan jika kita mengatakan bahwa masa depan generasi suatu bangsa berada dalam genggaman lembut tangan wanita. Tanggung jawab dalam keluarga tak boleh terabaikan dengan alasan apapun. Sungguh sangat menarik sekali apa yang disampaikan seorang anak yang telah hafal al-Quran kala usianya baru menginjak 7 tahun, ditanya siapa yang membantu, mendorong dan menyemangatinya dengan gigih hingga ia bisa jadi hafiz. Ia menjawab: “Ummi, ibuku yang melakukannya”.

Peran besar seorang wanita tentu bukan hanya itu saja. Sebab, setiap peran besar, memerlukan modal besar pula, berupa ilmu dan kesungguhan. Itulah wasilah yang utama, karena keidahnya: Ma La Yatimmu al-Wajib Illa Bihi Fahuwa Wajib (sesuatu yang tidak sempurna sebuah perkara wajib kecuali dengan menyempurkakannya, maka ia pun wajib). Sehingga, jadilah menuntut ilmu bagi seorang wanita merupakan kewajiban mendasar agar dapat memikul peran mulianya dengan sempurna. Tidak mungkin seseorang mampu memberi jika ia tidak memiliki. Bagaimana mungkin seorang wanita mampu berkhidmah kepada keluarga, masyarakat bahkan bangsanya jika ia tidak mempunyai ilmu apa-apa.

Mari kita lihat lebih dekat pada kehidupan kita sebagai mahasiswi.  Bagi yang sudah berkeluarga, kedua peran ini dijalankan sekaligus, menuntut ilmu dan menjadi istri dan ibu dalam rumah tangga. Sebenarnya keduanya dapat seiring sejalan, karena dengan menyempurnakan “separuh agama” tentu hati menjadi lebih tenang dan lebih konsentrasi menyerap ilmu pengetahuan. Meskipun tugas rumah tangga tetap membutuhkan keikhlasan dan kesungguhan menjalani peran ganda. Namun semua itu semakin membuka lebar jalan menuju syurga.

Betapa tidak, Rasulullah menyatakan bahwa seorang yang menempuh jalan menuntut ilmu akan Allah mudahkan baginya jalan menuju syurga. Dalam kesempatan lain Rasulullah juga bersabda bahwa jika seorang wanita melaksanakan shalat 5 waktu, puasa Ramadhan, menjaga kehormatan dan suaminya redha terhadapnya, maka dia boleh masuk syurga dari pintu mana saja yang ia kehendaki. Subhanallah…!

Mari kita telusuri sejenak, berawal dari niat karena Allah menilai amalan hamba-Nya dari niat mereka melakukannya. Rasulullah bersabda: “sesungguhnya setiap amal tergantung niat dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang diniatkannya.” Jika kita menikah dengan tujuan meggapai ridha Allah dan menjaga diri –meskipun kita belum begitu yakin mampukah menyempurnakan semua kewajiban yang menanti , bisakah bijak membagi waktu dan berbagai kekhawatiran lain– tetapi Allah jualah yang akan melapangkan jalan dan memberi kekuatan dan kebijaksanaan dengan kekuasaan-Nya. Banyak cara bagi Allah untuk membaguskan hamba-Nya dan meninggikan derjatnya karena niatnya. Selanjutnya tergantung semangat dan keistiqamahan kita menjalani itu semua.

Niat dalam istilah Psikologi dikenal dengan motivasi. Inilah sesungguhnya kekuatan dahsyat yang mampu menjadikan seseorang tegar dalam menghadapi setiap episode kehidupannya. Umpama seorang pendaki yang berniat menaklukkan puncak gunung yang terjal. Segala tanjakan dan jalan setapak yang dikelilingi tebih curam dan jurang menganga dijadikannya sebagai tantangan, karena niat sudah terpancang. Ia pantang mundur, kesulitan sebesar apapun akan tetap dihadapi. Semakin berat mdan yang akan dilalui semakin semangat untuk menaklukkannya. Dan jika ia berhasil, kepuasan tiada tara akan diraihnya. Kita juga seperti itu dalam mengarungi kehidupan ini. Dan balasan yang dijanjikan di puncak sana jauh lebih indah yaitu syurga-Nya. Maka, menuntut ilmu dan berkhidmah untuk keluarga denga ikhlas adalah tantangan yang bernilai ibadah di sisi-Nya.

Jadi, sudah saatnyalah kita mengevalusi kembali diri sendiri dan memperkokoh biduk yang ditumpangi untuk mengarungi samudra luas yang penuh rintangan. Waktunya memperbanyak kembali bekal karena perjalanan masih teramat panjang. Disamping terus mengikhlaskan diri melakukan yang terbaik, karena para malaikat tak pernah luput mencatat setiap gerak yang kita lakukan. Wallahu A’lam

*Mahasiswi Jur. Syariah Univ Al-Azhar Kairo

Advertisements

VIDEO GAME

19 June 2010 at 11:23 am | Posted in ENGLISH CLUB, Uncategorized | Leave a comment
Tags: ,

Nowadays our children’s world is becoming more and more interesting because of the impact of video games that exist. The most attractive entertainment ever invented is made to target kids. Of course we are not talking about the kind of games children use to play for enjoyment and fun which often would take place in parks or outdoor space like a football pitch or other similar real time games. We are talking about the killer of mind and intellect, we are talking about the kind of games which is design to destroy the intellectual of a child, the kind of game which is so time consuming that many children will play hours on end trying to get the perfect score that they will spend a lot of time playing it each day. Not only kids but also adult and some college guys get addicted to it. IT’S VIDEO GAMES.


There are bunch of different video games design for children that the video game industry is a big industry which is expanding by the day. Like NEED FOR SPEED. CALL OF DUTY and MEDAL OF HONOR these games are design to intoxicant brain cell and you can play them all in PC, Play Station, Xbox or PSP. They provide you with high quality graphic, cool character and other cool features that the one playing it goes into a whole different world, there are valiant’s, heroes, kings, queens, fairy tale world. These games are design to take you to another world. Once done with certain level you will get higher score or unlock some items or feature that will improve your skill and make you more addicted and wonder what’s next! Sometimes you have to upgrade some of your parts like RAM and graphic card if for example your PC doesn’t meet system requirements.
I am sure it will affect the financial state of parents. These games inflict violence and danger and are so influent ions that it’s worrying to the parents. It teaches violence and fighting to the children and parents don’t know how to control it, as it’s so access able for children to get hold of these games everywhere they go. The games are affecting the brains of the children and the financial states of families. And indeed is worrying for parents to see all the changes in their children as these games are stealing away their children’s childhood it’s taking the innocence of a child and introducing them to a world of war fighting and bloodshed at such young ages that it’s almost inhuman.
Some people think video games are not good. They fill the mind with bad things and display violence and bad outfits which expose too much part of bullying and other unspeakable things. These kind of game become the most destructive part of young people’s life that will decrease the creativity and stop them from doing their daily activities as the children get lost in 3D and cartoon world. After playing a game people feel that they have to play it over and over again to win or to get a higher score. While other people say that video games are a healthy way to entertain oneself.
However some people can argue the people who usually play video games play it to kill their boredom on a computer or TV screen than doing other unlawful things like breaking the law. One can also argue that video games can stimulate learning of facts and skills such as strategic thinking, creativity, cooperation and innovative thinking, memory, which are important skills in the information society.
Having said that, I’m sure that the bad points are much more than it’s good points with regards to video games. Of course I don’t want to say that video games are not good at all. If the point of playing it is just to refresh and kill boredom by killing time then surly there’s no need to get addicted, at least that’s what I think. You’re free to judge comment and have your own opinion.

Written by: Alex Rafsanjani
Presented on Wednesday, 17 March 2010 at AEC

21 ORANG SISWA MAN/MAKN KOTO BARU PADANGPANJANG DITERIMA PADA UNIVERSITAS AL-AZHAR KAIRO MESIR

17 June 2010 at 1:14 pm | Posted in MASISIR NEWS, Uncategorized | Leave a comment
Tags: , , , ,

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, siswa MAN/MAKN Koto Baru Padang Panjang mendapat kesempatan untuk melanjutkan studinya pada sejumlah universitas terkemuka di Timur Tengah seperti Universitas Al-Azhar di Kairo Mesir. Khusus siswa yang tamat tahun pelajaran 2009/2010 ini, dari 24 orang siswa/ i MAN/MAKN Koto Baru Padang Panjang yang mengikuti seleksi, sebanyak 21 orang berhasil lulus seleksi dan diterima sebagai mahasiswa pada Universitas Al-Azhar Kairo Mesir tersebut.

Keberhasilan siswa-siswi tersebut, setelah mengikuti serangkaian tes yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada bulan Mei 2010 yang lalu di Medan Sumatera Utara. Ketika di konfirmasikan kepada pihak MAN/MAKN Koto baru, melalui wakil kepala bidang humas Dra. Eri Arifin menyebutkan bahwa siswa-siswi yang lulus seleksi tersebut akan diterima sebagai mahasiswa di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir. Adapun biaya akan ditanggung oleh masing-masing siswa, karena pihak Kementerian Agama Republik Indonesia hanya memfasilitasi pada penjaringan saja. Lebih lanjut Erni Arifin menyebutkan, bahwa setelah mengikuti kuliah selama semester awal, barulah anak-anak kita bisa mengikuti serangkaian tahapan untuk mendapatkan beasiswa dari pihak Universitas Al-Azhar Mesir.

Untuk diketahui bahwa para alumni MAN/MAKN Koto Baru Padang Panjang yang sudah menyelesaikan kuliahnya pada Universitas Al-Azhar Kairo Mesir sudah mencapai 200 orang. Saat ini tercatat kurang lebih 150 orang yang sedang mengikuti perkuliahan.

Siswa-siswi yang lulus seleksi dan diterima di Universitas Al-Azhar tersebut adalah Rafiqul Huda Siregar, Irham Amir, Alfendri, Muhammad Afdhal, Gusti Rahma Yeni, Ikhwal Syaifullah, Ahmad Dzaki, Dailami Ismail, Ramiz Rahma Wita, Muhammad Rafdi, Deded Bakti Anggara, Amal Khairat, Ahmad Suryadi, Insanul Maruf, Yanuarta Wijaya, Hamdani Irawan, Ahmad Zaki, Nenen Adrita, Asfar Hamdi, Iqbal. Setelah dinyatakan lulus dan diterima, saat ini sedang mempersiapkan persyaratan administrasi untuk keperluan keberangkatannya dan pada bulan September 2010 mereka akan berangkat ke Kairo Mesir. (http://sumbar.kemenag.go.id/)

You Are What You Eat

11 June 2010 at 11:08 am | Posted in ENGLISH CLUB, Gen 5, Uncategorized | 1 Comment
Tags: ,

We are as a human need to consume a good nutritious for our life. Nobody can live without eating, but of course, we do not live for eating, do we?

Everyday we eat more and more without getting bored. Who will get bored with eating? Sure, no body. Apart from a trouble, frustrated, disease, or sickness, that is another topic for another discussion. We know that people who overeat have problems which they maybe concealing, over eating cause one to be unhappy and bad diet cause bad mood.
Eat and eat is one of our activity for getting more energy. So what kind of food is needed? Talking about taste and delicious both of these aspects are necessary when it comes to eating. Unfortunately many people ignored and forgot the real important of a good healthy eating. That is an important question one must ask before we eat with the hand. Consequently, some people look so pale-faced, sick and not healthy which may be the cause of a bad eating.
And on the other hand we know the system of consuming healthy food is also important and part of one’s life making a good habit neatly and methodically arrange are important for a healthy diet. For example starting with good healthy breakfast and ending with a healthy light dinner which will be easy to digest. Why? Enjoy having breakfast with juice or fruit which will be a great start to the day for our stomach and then, after 2 hours one can begin to consume a heavy food however if one start with a heavy food first most likely that food will be difficult to digest. Besides having heavy food for dinner before bed time can annoy our quality of sleeping and also the food will be difficult to digest. Believe it!
What is a good way? It is advice able for us to stop eating 4 hours before sleeping. If we feel so hungry, we may eat a fruit or a light snack. And in addition, plenty of drink before sleeping will disturb us by desiring to go to toilet at night. So it is good idea for us to not consume a large amount of drink for at least 2 to 4 hours before sleeping as otherwise it may cause our kidneys to over work and therefore the kidneys require rest so that the kidneys can process what has been consume.
Thus, good way for consumptions of food is important because it will influence all of things in our life such as; our mood, energy, desire to eat, ability to think correctly, and our healthy in generally. So you are what you eat…!!

Written by: Reni Rahmawati
Presented on Friday, 2 April 2010 at AEC

FALSAFAH KELAPA

10 June 2010 at 3:57 pm | Posted in AKHLAK, Gen 4, hadis, MOTIVASI, Uncategorized | Leave a comment
Tags: ,

Oleh: Lira Erlina Lc.

Allah menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan. (Al-Quran surat An-Nahl: 11).


Fenomena kehidupan manusia penuh dengan hikmah dan pelajaran. Semua yang diciptakan Allah – di langit dan di bumi – bisa diambil hikmah yang bermanfaat. Allah tidak menciptakan sesuatu hanya untuk menghiasi langit dan bumi saja, melainkan selalu ada hikmah di baliknya, berupa manfaat yang kembali pada manusia dan makhluk itu sendiri.

Pohon kelapa termasuk jenis tumbuhan yang hidup di pantai dan di ketinggian 900 m dari permukaan laut. Tinginya 10 -14 m, tidak bercabang. Daunnya bersirip genap dengan panjang 2-3 m. buahnya berbungkus serabut tebal berdiameter 25 cm, berisi air dan daging. Pohon ini ternyata memilihi begitu banyak manfaat.


Pohon kelapa adalah pohon kehidupan bagi sebagian besar masyarakat. Semua bagian dari pohon tersebut dapat dianfaatkan sehingga bisa menjadi sumber kehidupan dan mata pencaharian. Mulai dari buah, daun, pelepah, tempurung, batang bahkan akarnya bisa berguna. Maha suci Allah yang menciptakannya.

Air kelapa tidak saja pelepas haus dan dahaga, tapi juga punya nilai gizi yang tinggi. Ia kaya akan potasium (kalium), mineral, gula dan protein. Dengan komposisi gizi yang demikian, air kelapa dapat digunakan sebagai bahan baku produk pangan dan obat-obatan.

Dagingnya mengandung karbohidrat sederhana seperti glukosa, sukrosa, dan frukosa. Selain itu juga mengandung lemak protein, lemak, vitamin dan minyak yang banyak digunakan sebagai bahan makanan. Tempurung dan serabutnya dijadikan bahan kerajinan tangan atau cendera mata yang kini banyak diekspor ke manca negara. Daunnya pun serba guna. Bisa dijadikan ketupat, jahur penghias di akla pesta atau sekedar bahan bakar bagi ibu rumah tangga yang ingin masakan nasinya enak. Sedangkan lidinya bisa dijadikan sapu. Batangnya digunakan untuk keperluan rumah dan jembatan. Terkadang digunakan untuk membuat rumah tradisional modern. Dan banyak lagi manfaat pohon kelapa ini sebagai salah satu ciptaan Allah agar kita memikirkan tanda-tanda kekuasan-Nya.

Maha Suci Allah, segala ciptaan-Nya pasti mempunyai manfaat yang besar bagi kita. Lalu, apa yang telah kita berikan dengan manfaat itu? Kalau kita bermuhasabah dan membandingkan diri kita dengan ciptaan Allah yang ada, dimanakah posisi kita? Sudah mampukah kita mencontoh pohon kelapa yang kesemua bagiannya dapat dimanfaatkan? Apakah kita telah menjadi manusia yag tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tapi juga orang lain?

Falsafah kelapa adalah ilmu bagi orang yang beriman. Sedangkan iman dan ilmu itu bersaudara dekat. Iman akan terus langgeng jika selalu dipupuk dengan ilmu. Sebagaimana sabda Rasulullah shalalalhu alaihi wasalam: “Jika Allah menghendaki kebaikan para seseorang maka Ia menjadikan hamba tersebut mendalam pemahamannya dalam agama” (HR Bukhari-Muslim).

Jadi marilah kita menjadikan hari-hari kita menjadi hari-hari yang penuh manfaat akan kita juga semakin bermanfaat bagi ummat. Wallahu A’lam.

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.